Ayah , jangan ernah merasa sendiri , kami disni membelamu, menguatmu menjadi anak-anak terbaik untukmu, didikanmu yang santun, tata krama yang kau tanamkan, tak ada kami temuai selain darimu.
ayah aku tau, mungkin sedikit tau saja dari sekelumit cerita masa lalumu, yang berjuang mandiri, sendiri, sebatang kara. aku tau banyak trauma yang kau temuai ayah. ketakutan yang tak sanggup kau ceritakan untuk kami aku tau ayah.
perjalanan panjang itu seolah ingin engkau kubur dalam-dalam hingga kami tak tau akan hal itu. ayha kami tau itu ayah. sabar ayah sebentar lagi, saya berjanji akan menjadi anak terbaikmu, berusaha sekuat tenagaku menggapai segala asa yang pernah kau samapiakk saat ini. ayah cukup do'akan saya untuk hari ini dan seterusnya, ridhoi langkah-lanagkhku ayah agar berkah nian apapun yang aku peroleh di perjalan ini.
ayah, engkau hebat ayah, tangguh, cerdas dan sangat sabar untuk kami. pesan dan nasehatmu selalu menggema di sanggurdi telingaku. seolah nadiku besinergi dengan motivasi dan kata-kata bijakmu untukku (kami).
ayah sekali lagi tak apa, kekalahan hari ini tidak akan apa-apa. semua akan baik-baik saja. Allah hanya menitipkan sabar dan ketabahan untuk ayah dan kita semua. kami akan berusaha tunjukkan kepada dunia bahwa kami anak-anak hebatmu akan menjadi manusia yang sebenar-benar manusia, penuh cinta dan harapan hidup nyata. hidup dengan pencapaian maksimalnya, menjadi insan mulia yang terus belajar dan memberi karya untuk warna-warnin dunia.
tulisan ini mungkin tak akan pernah kau baca ayah. tapi Allah maha tahu. tuhan kita tuhan maha segala di atas segal-galanya, semoga Allah kuatkan Ayah disana, Allah kuatkan pundak Allah tetap tegar menatap dunia.
terakhir ayah
tetaplah semangat. kita gapai Cnta Allah, Ridha Allah SWT
salam Cinta Allah untuk kita
putrimu
Fatma
Comments
Post a Comment