Rintihan Jemari

RINTIHAN JEMARI By ABY A. IZZUDDIN

Kamu tahu?
.
Sejatinya seorang perempuan itu setia. Setia menanti kepada lelaki yang dicintainya. Namun tatkala ia memutuskan untuk memilih orang lain, melepaskan lelaki itu, bukan berarti ia berkhianat dengan perasaannya ya. Bukan sama sekali.
.
Hanya saja ia sudah terlalu letih menanti sebab yang dinanti tak kunjung menghampiri.
.
Dan ketahuilah bahwa perempuan itu suka menangis. Tersebab itulah barangkali, ia selalu membutuhkan jemari tulus yang berkenan menghapus derainya. Oleh karena itulah mungkin, ia senantiasa merindukan bahu yang mau menemani isaknya.
.
Maka, jangan salahkan siapa-siapa jika kamu yang lama membual tanpa kepastian yang jelas, menyesal sebab tangisnya sudah reda di dekapan orang lain.
.
Ah, tanpa bertele-tele lagi aku ingin bilang dengan lantang;
.
Laki-laki, dengarkan aku!
.
Perempuan itu bukan untuk dinanti. Ia untuk dijemput. Maka janganlah memberi harapan apa-apa, jika kamu… sama sekali tak berniat menghalalkannya. Ingat itu!
.
RINTIHAN JEMARI | Aby A. Izzuddin

Comments

Popular posts from this blog

coretan penaku