the innovative teacher TANGISAN BISU Fatma Muhriza Nasution Air mata memberi sejarah Dengan kaki yang sudah terbiasa Kaki yang begitu piawai Mengerjakan berbagai hal dalam suatu rentang Peluh yang tak sempat lagi ku perhitungkan Senantiasa temani dan iringi perjuangan Aku tak butuh orang lain untuk mengerti Aku tak butuh orang lain mengasihani Aku tak butuh orang lain simpati Aku tak butuh orang lain percaya ini Perjuangan hidup bukan untuk ratapan Bukan untuk tangisan Bukan untuk sesalan Kan ku sejarahkan kisah hidup ini Dengan tangan yang memerah, leetih Kakai yang menegang, lelah Tangan yang menyemut, Ku jalani jalanku. Tak ku buang waktu meliahat pandangan orang lain Ku nikmati sendiri, karna kalian tak akna mengerti Meski meronta dengan kesiapnya Menangis denagn sejadinaya Hanya tuhan dan aku yang mengerti Menyepak dan menerjang nyali Tirani yang tak pernah mati Untuk hidup yang lebih berarti Disisinya or...