Posts

Showing posts from January, 2022
 bismillah, senin  morning 31 Januari 2022 selamat tingal januari, besok adalah 1 Februari, insya Allah lusa adalah awal perkuliahan semester  2 di masterku. ini adalah cerita panjang hidupku. pilihanku dan perjalanan perjuanganku.   ya Allah, tak ada yang ku lontarkan pagi ini kecuali jutaan rasa syukur, atas segala nikmat cintamu untukku ya Rabb kau takdirkan aku dengan orangtua hebat, ibu  tangguh dan ayah hebat dan penyabar, ya Allah   saya baikyang lemah ini sama sekali tak tau tentang rencanamu untukku, apapun itu saya yakin kau siapkan yang terbaik untukku rab di usia ku yang ke 28 ya Allah bukanlah umur yang sedikit yang telah kau berikan untukku, di usia ini ya Allah izinkanlah saya memilihnya insyseseorang lelaki yang baik  agamanya, yang sayang keluarganya yang insya Allah  menjaga pandangannya. ya Allah, yakinkanlah dalam do'aku, yakinkan hatiku kalau dialah yang kau kirimkan penyempurna agama ini ya rabb.  jika bersaman...
Image
  padangsidimpuan, 25 Januari 2022 bismillah, after being thankful and grateful to our prophet there is a felt that can't define it. like passionate flew to the deepest heart I can not interpretative so far. like the coolest shower pouring me it comes suddenly. for the first time and I hope it is just one first and last you are the one, that  I will say morning every day. night in all your night for more I think, for more I go cross the universe, at that place, the most beautiful place, we will stay there  pick some flower and raise our hand together say our name of god Allah SWT how grateful we are for the first time  I wish it will be forever Z.R
Image
  Bismillahirrahmanirrahim Tentang puisi yang tak ada usai Untuk manusia terbaik yang beri Member tanpa sisa Jiwa raga dipertaruhkan demi kami Tak akan habis bait-bait cinta untuk tulusmu Dedauanan depan kamar menyapa di pagi-pagiku Rembulan mengusik di hening-hening gelap melewati gulita malam Gemintang yang tak jemu dan temaram lampu 5 wat di kamarku bagaimana tidak tak kugoreskan penaku jemari lusuh di atas keyboard butut pemberianmu bagaimana tidak malam dengan sembab yang tak berpenghabisa untuk manusia-manusia ternaikku izinkan karyaku berbicara menyampaikan tatih asa sisa yang dulu menyulut sedikit lagi remahan tenaga kuatkaku tak seberapa lagi waktuku kini tak semenarik kemaren tantangan yang ku bahagiakan kini sering tak terladeni aku tak seutuh dulu periangku tak se konyol dulu manusia-manusia terbaikku tahukah sisa-sisa ini tinggal demi kalian cinta gratis menyebur di seluruh neuron dan sel syarafku do’a-do’a telah Allah ji...