coretan penaku

AEK SABAON HILL IN PADANGSIDIMPUAN CITY

KECAMUK ASAKU
Secercah harapan yang tersisa
Elingan senyum pengobat luka
Batu-batu cadas kehidupan yang menganga
Gunung terjal yang menunggu tapakan kaki kita
Semakin ku lejit semakin bermakna
Jalan yang nyata didepan mata
Menelanjangi realita pergolakan yang ada
Menuntutku untuk selalu terjaga dan tejaga
Meningkatkan aha dan palensi jiwa
Air mata dan doa
Peluh dan hasil karya
Menyatu dan menambah adrenalin jiwa
Dedikasi bagi sang maha penguasa
Aku berdiri dengan dua kaki
Bertakbir dengan dua tangan
Menengadah dengan sepuluh jari
Menyaksikan kemahaannya
Menyadarkanku siapa aku sesungguhnya
 semakin merajalela
Memebuncah dalam jiwa
Ambisi telah menghidupkanku
Cita dan cinta menertawakanku
Membuat nyaliku melalak membahana


SEBAGAI INSAN BIASA
Yang begitu rentan dengan kesalahan dan dosa
Yang mengeluh saat duka menghampirinya
Merintih saat cobaan mengujinya
Menangis dan meratap sering di jadikan solusinya
Tuhan…
Kini tlah ku temukan titik terangnya
Engkau tidak mencipta dengan si-sia
Semua telah ada koridornya
Meski terjerembab dalam keterpurukan fananya
Meski senyum tak bias tersungging dengan ronanya
Meski hati tak terjaga dari perih dan sayatn luka
Meski mulut begitu jau melenceng dari asma-asmanya
Mata yang begitu di silaukan gemerlapnya dunia
Kaki yang tlah enggan menuju majlis bersama orang beriman
Kau tak sia-sia tuhan…
Di bali semuanya ada cahaya yang tak mampu tuk memebuka mata
Ada suara yang telinga pekak karnanya
Ada senyum yang hati terenyuh terlena
Ada pemandangan yang tak mampu kuas tuk melukisnya
Semuanya berubah
Tuhan dalam firmannya
Begitu tegas dan tak pernah mengingkarinya
Jangan lari dari jalannya
Meski bercecer duka nestapa
Tiada yang sis-sia
Setelah berbagai problema
Akan ada solusi besertanya
Ada solusi besertanya
Fatma muhriza
Perumahan indah lestari padang sidimpuan
22 desember 2015
Saat banyaknya cobaan yang menerpa jangan pernah lari daripadanya
FAINNMA ALYUSRIUSRYUSRO
INNAMA ALYUSRI USRO


Comments

Popular posts from this blog

Rintihan Jemari