Kuteguk lagi tetesan asam manis luka semalam

Bersimbah renyuh terambing bayu kecil

Dalam dan terlalu memar

Kutelan menahan perih

 

 

Persetan

Persetan dengan masa lalu yang riangnya mengenyuh nyali kekuatan yang selama ini kujadikna miniatur dalam kehidupan yang selama kuharapkan akan banyak disana bungna menawan dan aroma semerbak

Ini kesempatan menjadikan setipa waktu yang luang untuk terus menjadikan sebagai tempata media perubahan. Berubah dengan atu tujuan pasti bermanfaat untuk orang banyak dan mampu diandalkan untuk berbagai hal.

Persetan dengan masa lalu yang sering mejadikanku porak poranda dan mati rasa

Yang harusnya kuteriaki dengan tanpa ada iba

Persetan dengn mereka yang terus mencemooh dan menertwakaanku

Ketawa renyah mereka malam itu takka pernah aku lupa

Cambuk memar menyakitkan membuatku ingin selalu berteriak dan membals sesakit dan sekejam yang telah meraka perlalukan untukku


Persetan dengan masalah masa lalu  yang belum sempat kuselesaikan tanpa solusi

Sudahlah, makian ini untuk hal bodoh yang seharunya kusahabati saja

Cacian untuk hal bodoh ku tanggapi dulunya dengan penuh serius

Buka matamu dan mengerti dengna semua hal yang harusnya ku persiapkan sejak dulu


Semua orang sudah tahu bahwa malas suatu kesia-siaan dan kebodohan yang sepatutunya tidak merambah hingga titik ini

Masa lalu siapa yang  titik nodaa, katakan padaku

aku katakan betapa beruntungnya kamu

sudahalah, masa esok harus lebih berkmakna


14-01

Comments

Popular posts from this blog

coretan penaku

Rintihan Jemari